Sebuah kejadian langka alam semesta akan terjadi pada Rabu 6 Juni 2012. Pada hari itu Planet Venus diperkirakan akan melewati Matahari.
Pemandangan seperti ini hanya akan terjadi lagi seratus tahun mendatang. Jadi hanya kemungkinan kecil, kita akan melihat fenomena langit bernama Transit Venus ini. Saking langkanya, banyak museum dan sekolah di seluruh dunia sengaja membuat acara untuk melihat kejadian ini. Bahkan para astronot luar angkasa di stasiun ruang angkasa internasional pun berencana mengamatinya.
Venus akan muncul sebagai titik hitam kecil meluncur memutari Matahari. Seperti saat melihat gerhana matahari, jangan menatap langsung ke matahari.Masyarakat disarankan memakai kacamata pelindung khusus.
Tidak seperti gerhana matahari, transit Venus benar-benar langka. fenomena itu akan datang secara berpasangan, dan dipisahkan oleh lebih dari 100 tahun. Pasangan fenomena yang akan terjadi pada tahun ini adalah kejadian tahun 2004. Pasangan berikutnya akan terjadi lagi pada 2117 dan 2125.
Kejadian ini akan terjadi sejak Selasa, 5 Juni 2012 sore pada belahan Bumi bagian Barat dan Rabu 6 JUni 2012 pagi pada belahan Bumi bagian Timur. Fenomena alam ini diperkirakan akan berlangsung selama 6 jam dan 40 menit di daerah Barat Pasifik, daerah Timur Asia dan Australia bagian timur.
Masyarakat di daerah Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Amerika Tengah, Utara dan Selatan akan melihat awal dari fenomena itu. Mereka akan melihatnya sebelum matahari tenggelam. Namun daerah Eropa, Asia Tengah, Afrika Timur, dan Australia Barat akan melihat sisa sia kejadian itu setelah matahari terbit. Bagi warga yang tidak ingin meninggalkan rumah, mereka dapat melihatnya dengan siaran langsung yang disiarkan oleh NASA dan berbagai pengamatan.
Bagi masyarakat yang ingin melihat kejadian ini secara lengkap, mereka disarankan melihatnya dari Hawai. Karena diperkirakan fenomena itu akan terjadi secara menyeluruh di tempat itu. Lagi pula, dari pantai Waikiki di Oahu hingga di daerah puncak Mauna Kea di Big Island, kacamata gerhana matahari akan dibagikan sehingga masyarakat dapat dengan aman melihat transit Venus itu.
Kejadian ini akan berlangsung lama. "Kejadian ini memerlukan waktu yang lebih lama daripada gerhana matahari atau gerhana bulan," kata salah seorang peneliti dari WM Keck Observatory di Big Island.
Venus memiliki ukuran yang hampir sama dengan bumi. Planet yang berada di antara Merkurius dan Bumi ini adalah salah satu objek yang paling terang di langit malam karena awan tebalnya lebih memantulkan sinar matahari ke luar angkasa.
Selama kejadian ini, tidak akan terjadi perbedaan cahaya di langit. Venus hanya akan menutupi sebagian kecil permukaan matahari.
sumber:TEMPO.CO , Jakarta
Read the story >
MENCAPAI TARGET PEMBANGUNAN EKONOMI DENGAN MENJAGA STABILITAS INDIKATOR MAKRO EKONOMI
Kamis, 16 Februari 2012Keberhasilan pembangunan perekonomian di suatu wilayah seringkali diukur melalui
tingkat pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai wilayah tersebut. Pertumbuhan
ekonomi yang ingin dicapai umumnya selalu ditargetkan dalam Dokumen Perencanaan
pembangunan yang akan dilaksanakan di awal tahun pelaksanaan pembangunan. Dan di
akhir masa laporan pertanggungjawaban target yang ditetapkan tersebut dibandingkan
dengan nilai riil yang dapat dicapai pada tahun yang bersangkutan. Berhasil tidaknya
target tersebut tercapai, seberapa jauh nilai riil yang dicapai melampaui ataupun kurang
dari target yang ditetapkan akan mempengaruhi penilaian atas pertanggungjawaban yang
disampaikan kepala daerah.
Selain pertumbuhan ekonomi, ada beberapa indikator pokok lain yang dapat dijadikan
ukuran bagi tercapainya pembangunan perekonomian di suatu wilayah, antara lain
pertumbuhan volume perdagangan baik dalam negeri maupun luar negeri, pertumbuhan
investasi, kestabilan harga, kestabilan kurs rupiah dibandingkan mata uang lain,
peningkatan pendapatan perkapita, dan sebagainya.
Apabila kita ingin mengetahui pertumbuhan ekonomi yang terjadi di suatu wilayah,
indikator umum yang dapat digunakan adalah Pendapatan Domestik Regional Bruto
(PDRB). Berapa persen perkembangan atas nilai PDRB yang terjadi pada tahun tersebut
dibandingkan dengan tahun sebelumnya mencerminkan tingkat pertumbuhan ekonomi
yang terjadi di wilayah tersebut.
Ada 2 bentuk perhitungan PDRB yang dilaksanakan di Indonesia yaitu PDRB atas dasar
harga berlaku (ADHB) dan PDRB atas dasar harga konstan (ADHK). Beda dari kedua
bentuk ini adalah: PDRB atas dasar harga berlaku menghitung nilai dari seluruh produk
barang dan jasa di suatu wilayah berdasarkan harga yang berlaku dalam tahun yang
bersangkutan sementara PDRB atas dasar harga konstan menghitung nilai dari seluruh
produk barang dan jasa di suatu wilayah berdasarkan harga yang telah disesuaikan
dengan tahun dasar yang disepakati, dengan demikian sudah memperhitungkan nilai
tambah dari masingmasing
produk barang dan jasa.
Umumnya PDRB atas dasar harga berlaku dipergunakan untuk melihat pergeseran
ekonomi yang terjadi di suatu wilayah, melalui perhitungan kontribusi (share) dari
masingmasing
sektor, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan dipergunakan untuk
melihat pertumbuhan ekonomi yang terjadi di suatu wilayah, melalui perhitungan
pertambahan/ peningkatan nilai PDRB dari tahun ke tahun.
Struktur PDRB dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:
(1) Menurut lapangan Usaha, yaitu bila pengelompokannya berdasarkan lapangan
usaha produksi seperti pertanian, pertambangan, industri, dsb.
(2) Menurut andil dari faktor produksi, yaitu bila pengelompokannya berdasarkan
pekerja, pemilik modal, golongan orang yang berusaha sendiri dan sejenisnya.
(3) Menurut penggunaan produk akhir, yaitu bila pengelompokannya berdasarkan unitunit
yang mengkonsumsi dan menginvestasi barang dan jasa akhir.
Pertumbuhan ekonomi yang dicapai propinsi Jawa Timur pada tahun 2003 berdasarkan
perhitungan PDRB atas dasar harga konstan sebesar 4,11%. Dibandingkan dengan tahun
sebelumnya mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2002 sebesar 3,41%.
Pertumbuhan positif terjadi di semua sektor. Sektor yang mengalami pertumbuhan
tertinggi adalah sektor listrik, gas dan air bersih sebesar 8,97%, diikuti oleh sektor
perdagangan, hotel dan restoran sebesar 7,81%, sektor keuangan sebesar 3,84%, sektor
pengangkutan sebesar 3,84%, sektor jasajasa
sebesar 3,41%, sektor industri pengolahan
sebesar 2,81%, sektor pertambangan sebesar 2,25%, sektor konstruksi sebesar 1,87%
dan sektor pertanian sebesar 1,80%. Apabila dibandingkan dengan pertumbuhan
ekonomi tahun 2002 sektor ekonomi yang mengalami percepatan pertumbuhan adalah
sektor listrik, gas dan air bersih, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor industri
pengolahan dan sektor konstruksi, sementara sektor lainnya mengalami perlambatan
pertumbuhan ekonomi.
Pertumbuhan Investasi dan Ekspor Impor
Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tersebut juga didukung oleh pertumbuhan investasi
dan aktivitas perdagangan internasional yang tercermin melalui aktivitas ekspor impor
yang menunjukkan perkembangan yang positif. Berdasarkan data BPS nilai ekspor Jawa
Timur mengalami peningkatan yang cukup berarti, dari USD 5,27 miliar pada tahun
2002 menjadi USD 5,67 miliar pada tahun 2003 (meningkat 7,63%).
Sementara investasi di Jawa Timur juga mengalami peningkatan, tercermin dari
meningkatnya nilai persetujuan PMA (Penanaman Modal Asing) dan nilai persetujuan
PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri). Pada tahun 2003, nilai persetujuan PMA
mencapai USD 456,66 juta dengan jumlah proyek 67, meningkat sebesar USD 347,2
juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2002 yaitu sebesar USD 109,46 juta
dengan jumlah proyek 58. Sedangkan nilai persetujuan PMDN (Penanaman Modal
Dalam Negeri) pada tahun 2003 mencapai Rp 1.533,23 miliar dengan jumlah proyek
sebanyak 20, meningkat sebesar Rp 719,78 miliar dibandingkan dengan periode yang
sama tahun 2002 yaitu sebesar Rp 813,44 miliar dengan jumlah proyek sebanyak 10.
Inflasi
Perhitungan inflasi di Jawa Timur sejak bulan Januari 2004 dilakukan di 13
kabupaten/kota. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, ada 3 tambahan
kabupaten/kota baru yaitu Sidoarjo, Gresik dan Blitar. Pada tahun 2003, perhitungan
inflasi dilaksanakan di 10 kota, antara lain : Trenggalek, Jember, Banyuwangi, Tuban,
Sumenep, Kediri, Malang, Probolinggo, Madiun dan Surabaya.
Tingkat inflasi yang terjadi di Jawa Timur pada bulan Desember 2004 sebesar 1,15%,
lebih tinggi dibandingkan nasional yang sebesar 1,04%. Dibandingkan berdasarkan
wilayah kabupaten/kota yang dilakukan perhitungan inflasi, inflasi tertinggi terjadi di
Trenggalek mencapai 1,62%, diikuti oleh Banyuwangi dengan tingkat inflasi sebesar
1,58%. Sementara inflasi terendah terjadi di Probolinggo dengan tingkat inflasi sebesar
0,85%.
Berdasarkan jenis barang dan jasa, inflasi yang terjadi pada bulan Desember 2004
tersebut didorong oleh kenaikan harga yang terjadi pada seluruh kelompok barang dan
jasa, dengan pemicu utama kenaikan pada kelompok bahan makanan mencapai kenaikan
harga 3,17%. Kenaikan harga pada kelompok bahan makanan ini terutama dipicu oleh
kenaikan pada harga sayursayuran
(mengalami kenaikan 23,88%) dan bumbubumbuan
(mengalami kenaikan 21,32%).
Read the story >
tingkat pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai wilayah tersebut. Pertumbuhan
ekonomi yang ingin dicapai umumnya selalu ditargetkan dalam Dokumen Perencanaan
pembangunan yang akan dilaksanakan di awal tahun pelaksanaan pembangunan. Dan di
akhir masa laporan pertanggungjawaban target yang ditetapkan tersebut dibandingkan
dengan nilai riil yang dapat dicapai pada tahun yang bersangkutan. Berhasil tidaknya
target tersebut tercapai, seberapa jauh nilai riil yang dicapai melampaui ataupun kurang
dari target yang ditetapkan akan mempengaruhi penilaian atas pertanggungjawaban yang
disampaikan kepala daerah.
Selain pertumbuhan ekonomi, ada beberapa indikator pokok lain yang dapat dijadikan
ukuran bagi tercapainya pembangunan perekonomian di suatu wilayah, antara lain
pertumbuhan volume perdagangan baik dalam negeri maupun luar negeri, pertumbuhan
investasi, kestabilan harga, kestabilan kurs rupiah dibandingkan mata uang lain,
peningkatan pendapatan perkapita, dan sebagainya.
Apabila kita ingin mengetahui pertumbuhan ekonomi yang terjadi di suatu wilayah,
indikator umum yang dapat digunakan adalah Pendapatan Domestik Regional Bruto
(PDRB). Berapa persen perkembangan atas nilai PDRB yang terjadi pada tahun tersebut
dibandingkan dengan tahun sebelumnya mencerminkan tingkat pertumbuhan ekonomi
yang terjadi di wilayah tersebut.
Ada 2 bentuk perhitungan PDRB yang dilaksanakan di Indonesia yaitu PDRB atas dasar
harga berlaku (ADHB) dan PDRB atas dasar harga konstan (ADHK). Beda dari kedua
bentuk ini adalah: PDRB atas dasar harga berlaku menghitung nilai dari seluruh produk
barang dan jasa di suatu wilayah berdasarkan harga yang berlaku dalam tahun yang
bersangkutan sementara PDRB atas dasar harga konstan menghitung nilai dari seluruh
produk barang dan jasa di suatu wilayah berdasarkan harga yang telah disesuaikan
dengan tahun dasar yang disepakati, dengan demikian sudah memperhitungkan nilai
tambah dari masingmasing
produk barang dan jasa.
Umumnya PDRB atas dasar harga berlaku dipergunakan untuk melihat pergeseran
ekonomi yang terjadi di suatu wilayah, melalui perhitungan kontribusi (share) dari
masingmasing
sektor, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan dipergunakan untuk
melihat pertumbuhan ekonomi yang terjadi di suatu wilayah, melalui perhitungan
pertambahan/ peningkatan nilai PDRB dari tahun ke tahun.
Struktur PDRB dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:
(1) Menurut lapangan Usaha, yaitu bila pengelompokannya berdasarkan lapangan
usaha produksi seperti pertanian, pertambangan, industri, dsb.
(2) Menurut andil dari faktor produksi, yaitu bila pengelompokannya berdasarkan
pekerja, pemilik modal, golongan orang yang berusaha sendiri dan sejenisnya.
(3) Menurut penggunaan produk akhir, yaitu bila pengelompokannya berdasarkan unitunit
yang mengkonsumsi dan menginvestasi barang dan jasa akhir.
Pertumbuhan ekonomi yang dicapai propinsi Jawa Timur pada tahun 2003 berdasarkan
perhitungan PDRB atas dasar harga konstan sebesar 4,11%. Dibandingkan dengan tahun
sebelumnya mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2002 sebesar 3,41%.
Pertumbuhan positif terjadi di semua sektor. Sektor yang mengalami pertumbuhan
tertinggi adalah sektor listrik, gas dan air bersih sebesar 8,97%, diikuti oleh sektor
perdagangan, hotel dan restoran sebesar 7,81%, sektor keuangan sebesar 3,84%, sektor
pengangkutan sebesar 3,84%, sektor jasajasa
sebesar 3,41%, sektor industri pengolahan
sebesar 2,81%, sektor pertambangan sebesar 2,25%, sektor konstruksi sebesar 1,87%
dan sektor pertanian sebesar 1,80%. Apabila dibandingkan dengan pertumbuhan
ekonomi tahun 2002 sektor ekonomi yang mengalami percepatan pertumbuhan adalah
sektor listrik, gas dan air bersih, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor industri
pengolahan dan sektor konstruksi, sementara sektor lainnya mengalami perlambatan
pertumbuhan ekonomi.
Pertumbuhan Investasi dan Ekspor Impor
Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tersebut juga didukung oleh pertumbuhan investasi
dan aktivitas perdagangan internasional yang tercermin melalui aktivitas ekspor impor
yang menunjukkan perkembangan yang positif. Berdasarkan data BPS nilai ekspor Jawa
Timur mengalami peningkatan yang cukup berarti, dari USD 5,27 miliar pada tahun
2002 menjadi USD 5,67 miliar pada tahun 2003 (meningkat 7,63%).
Sementara investasi di Jawa Timur juga mengalami peningkatan, tercermin dari
meningkatnya nilai persetujuan PMA (Penanaman Modal Asing) dan nilai persetujuan
PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri). Pada tahun 2003, nilai persetujuan PMA
mencapai USD 456,66 juta dengan jumlah proyek 67, meningkat sebesar USD 347,2
juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2002 yaitu sebesar USD 109,46 juta
dengan jumlah proyek 58. Sedangkan nilai persetujuan PMDN (Penanaman Modal
Dalam Negeri) pada tahun 2003 mencapai Rp 1.533,23 miliar dengan jumlah proyek
sebanyak 20, meningkat sebesar Rp 719,78 miliar dibandingkan dengan periode yang
sama tahun 2002 yaitu sebesar Rp 813,44 miliar dengan jumlah proyek sebanyak 10.
Inflasi
Perhitungan inflasi di Jawa Timur sejak bulan Januari 2004 dilakukan di 13
kabupaten/kota. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, ada 3 tambahan
kabupaten/kota baru yaitu Sidoarjo, Gresik dan Blitar. Pada tahun 2003, perhitungan
inflasi dilaksanakan di 10 kota, antara lain : Trenggalek, Jember, Banyuwangi, Tuban,
Sumenep, Kediri, Malang, Probolinggo, Madiun dan Surabaya.
Tingkat inflasi yang terjadi di Jawa Timur pada bulan Desember 2004 sebesar 1,15%,
lebih tinggi dibandingkan nasional yang sebesar 1,04%. Dibandingkan berdasarkan
wilayah kabupaten/kota yang dilakukan perhitungan inflasi, inflasi tertinggi terjadi di
Trenggalek mencapai 1,62%, diikuti oleh Banyuwangi dengan tingkat inflasi sebesar
1,58%. Sementara inflasi terendah terjadi di Probolinggo dengan tingkat inflasi sebesar
0,85%.
Berdasarkan jenis barang dan jasa, inflasi yang terjadi pada bulan Desember 2004
tersebut didorong oleh kenaikan harga yang terjadi pada seluruh kelompok barang dan
jasa, dengan pemicu utama kenaikan pada kelompok bahan makanan mencapai kenaikan
harga 3,17%. Kenaikan harga pada kelompok bahan makanan ini terutama dipicu oleh
kenaikan pada harga sayursayuran
(mengalami kenaikan 23,88%) dan bumbubumbuan
(mengalami kenaikan 21,32%).
Daftar info hotel transit short time Jakarta dan Bandung
Minggu, 08 Januari 2012JAKARTA PUSAT
1. Hotel Bintang Baru
Jl. Dr. Sutomo (Next to Badan Pusat
Statistik)
Phone : (021) 351-5533
Porn Movies (2 Channels), Large Rooms,
No Mirrors
NO KTP Required
Short Time :
Standard : Rp. 185.000/6 jam
VIP : Rp. 2xx.xxx/6 jam
Full Time :
Kamar Lt.1 : Rp 250.000
Kamar Lt.2 : Rp 235.000
Kamar Lt.3 : Rp 200.000
2. Motel BI Executive
Phone : (021) 641-1415
perempatan Hailai - Gn. Sahari
Short Time:
Standar : Rp 182.000 / 6jam - Parkir
di Lobby
VIP Rp. 212.000,-/ 6 jam - Ada Garasi,
tp room naek ke atas. Porn Movie
VVIP Rp. 240.000,-/ 6 jam - Ada
Garasi, Lgsg dpn room. Porn Movie
Full Time:
Senin-Jumat : Rp 302.000,-
Sabtu-Minggu : Rp 350.000,-
3. Hotel Mega Matra
Jl. Matraman Raya
Phone : (021) 856-6344/55
Short Time:
Standar : Rp 140.000/6jam
Full Time:
Standar : Rp 220.000
Porn Movies, Bathtub, No Mirrors
KTP Required
4. Oasis Amir Hotel
Jl. Senen Raya Kav. 135 - 137 Jakarta
Pusat
Phone : (021) 3863060-62-63 Fax. (021)
3863061
Short Time:
Standar: Rp 160.000/6jam - Shower
VIP : Rp 200.000/6jam - BathUp
VVIP : Rp 225.000/6jam - BathUp &
Ruang Luas
kalo transit tetep harus masuk ke
reception lalu isi form dan taro KTP. mobil parkir diluar.
5. C'One Cempaka Putih
Jl. Letjen Soeprapto (Next to
Coca-Cola)
Phone : (021) 425-0126
Short Time:
Standar : Rp 150.000/6jam - shower
Superior : Rp 180.000/6jam - shower,
Luas
Suite : Rp 200.000/6jam - Bathup, Luas
Kalo lo CI jam setelah jam 21.00 mlm,
lo boleh Check out jm 12.00 siang.
Porn Movies and Mirrors
6. Hotel Virgo
Bungur besar, senen, jakpus
Phone blm terdaftar
Info:
- Dari luar nggak enak (ruko)
- Bagusnya pake taxi aja(kalo mobil
sendiri parkirnya
dijalan) kalo motor diparkir didalem.
- tempatnya baru masih bagus dan
bersih.
- kamarnya kecil full AC + TV lokal
- air mandi panas + dingin
- roomboy bersahabat banget terutama
kalo di kasih tip
gedean
- di lobby banyak foto ABRI (sapa ya?)
Short Time :
1 jam 80K
2 jam 100K
3 jam 120K
Saran:
- Kalo cuma utk SEX enak kok
tempatnya...
- Kalo kehormatan gw jamin tp
keamanan? nggak tau deh
abis yg jagain cuma photo TNI doang
sih...
7. Hotel Caravan
Jl. Tanah Abang
Phone : (021) 392-8283
Rate Rp. 205.000 a day
Regular TV
8. Hotel Belvena
Jl. Mangga Besar V no. 49A
dari bintang mawar trus aja, pas
pertigaan seberang olympic ke kiri terus mentok ke kanan, nah sekitar 200 m ada
hotel itu.
Phone : (021) 626-3566
Short Time Rate : Rp 75.000/6jam
-Masih baru & bersih
-Ac, shower, tv (ada channel tv astro)
JAKARTA UTARA
1. Pondok Impian
Jl. RE Martadinata (Next to Tol Ancol
Barat)
Phone : (021) 690-8924
Short Time Rate Rp 195.000/6jam
Shower, Porn Movies and Mirrors
2. Griya Permai
Jl. Jembatan Tiga
Phone tidak Terdaftar
Short Time Rate Rp140,000 to
Rp160,000/6jam
Porn Movies and Mirrors
3. Pondok Sunter Indah
Jl. Gaya Motor III (Next to BMW
Sunter)
Dari arah Klp gading (dpn artha gading
mal), masuk ke sunter (jln Danau sunter), ada di sebelah kanan setelah BMW
& Toyota
Dari arah Sunter, di sebelah kiri
sebelom BMW & Toyota
Tempatnya sih rada tersembunyi, Tapi
ada kog tulisan Pondok Sunter Indah
Dijamin ga pake nunggu kek di BB
Phone (021) 651-0862
short Time Rate Rp. 150.000,-
Regular TV and Mirrors, Porn Movie.
JAKARTA BARAT
1. Pondok Mitra Kencana Lestari
Jl. Prof. Dr. Latumeten (Jelambar ***8211;
Next to Komplek Ruko Sentra Latumeten)
Phone: (021) 568-2581
Short Time:
VIP : Rp 140.000/6jam - shower
Super VIP : Rp 190.000/6jam - Bathup
Kalo Lo CI stlh jam 23.00 mlm, lo
boleh check out jam 11 siang
Porn Movies and Mirrors
2. Grogol Inn
Jl. Daan Mogot 79 (Belakang)
Phone : (021) 567-3523
Short Time:
Standar : Rp 155.000/6jam
VIP : Rp 165.000/6jam - ada ruang tamu
Regular TV and Mirrors
3. Transit Tomang
Jl. Kedoya Raya
Phone: (021) 580-2127
Short Time:
Standar: Rp 180.000/6jam
VIP : Rp 200.000/6jam - Interior lbh
bagus
Full Time:
Standar/VIP : Rp 250.000,- (harga
sama)
Porn Movies and Mirrors
4. Gerbang Utama (Gateway)
Jl. Terusan Arjuna (Next to Tol Kebon
Jeruk)
Phone : (021) 565-9431
Short Time:
Deluxe : Rp 180.000/6jam -
(Jumat-Sabtu = only 4 jam)
VIP : Rp 220.000/6jam - (Jumat-Sabtu =
only 4 jam)
Regular TV and See-Through Bathroom
5. PCG (Pondok Citra Grogol)
Jl. Daan Mogot - Jakarta Barat
Phone : 021. 5670518
Ancer ancer : kalo dari grogol /
ciputra mall arah daan mogot.
ketemu U-TURN ke 2 puter balik.
Room rate: Rp 175.000/6 jam
Bawah garasi, atas kamar.
Kalau datang sekitar lunch, siap siap
antri aja.
No KTP required
sejauh ini. buat gw ..dgn harga
segitu.
kamar ini manteb..
bersih,aman,privacy terjaga.
room boy ga bisa melihat kita, KEC.
saat parkir keluar.
ada bantal 3. [bisa buat 3-sum]
ga ada selimut tutup garasi sendiri.
[pake tombol] ada di sebelah jendela supir
ket: senin - jumat , cek-in diatas jam
10 / 11 malem .
bisa cek out jam 8 pagi
6. Hotel Kchrysant
Daan Mogot, sebelah Superindo klo dari
grogol sblm Indosiar
Phone: 021-5660230
Room Rate: Rp.200.000,- full time w/o
breakfast.
AC, Shower, TV, no mirror and no porn
movie.
Tersedia smooking dan no smooking
room.
7. Fiducia Daan Mogot/grogol ( all day
only)
single : 125rb/day
standar : 150rb/day
king : 175rb/day
no porn movies.
dulu sih dah ama breakfast ga tau d
skarang
JAKARTA TIMUR
1. Bypass Inn
Jl. Pulomas Utara (Next to Gd.
Artamas)
Phone: (021) 489-7487
Short Time Rate Rp120,000 to
Rp140,000/6jam
Regular TV and Mirrors
2. C'one Pulomas
Jl. Jend. Ahmad Yani (Bypass)
Phone : (021) 475-0520
Short Time Rate: Rp 200.000/6jam
no-ktp, langsung masuk garasi
Regular TV and Mirrors
3. Pondok Nirwana
Jl. MT Haryono (Next to Kehakiman DKI)
Phone (021) 809-3103
Short Time:
Standar : Rp 215.000/6jam
VIP : Rp 225.000/6jam - ruang luas
Porn Movies and Mirrors
4. Pondok Tirta Sentosa
Jl. Raya Halim Perdana Kusuma
Phone: (021) 800-9009
Caravan Rp. 220.000,
VIP Rp. 240.000, - Ruang luas
Suite Rp.370,000 - dua tingkat, bawah ruang
tamu, atas ruang tidur
Kalo Lo CI jam 21.00 mlm, boleh check
out jam 9 pagi, kcuali malam sabtu.
Regular TV and Mirrors
JAKARTA SELATAN
1. Hotel Maharadja
Jln. Kapten Tendean No. 1, Mampang
Prapatan
Phone: (021) 791-80044/55 Fax : (021)
799-5290
Short Time Rate Standar (per 6jam):
170 000 : Tempat Tidur kecil
200 000 : Tempat Tidur Besar
220 000 : Tempat Tidur Besar + kulkas
Full Time:
Standar : Rp 325.000
Superior : Rp 365.000 - ruang Luas
2. Hotel Maharani
Jl. Mampang Prapatan Raya No. 8
Phone : 79183855 Fax : 79183833
Short Time Rate:
Standar : Rp 200.000/6jam
Full Time :
Standar : Rp 335.000/6jam - Bathup
Superior : Rp 365.000/6jam - Bathup,
kulkas & Luas
3. Hotel KAISAR
Jl. PLN No. 1, Duren Tiga - Jakarta
Selatan
Phone : (021) 79183601-02 Fax :
79183604
Short Time Rate:
Standard : Rp. 190.000/6jam -
trgantung sepi/rame saat itu.
Full Time:
Standar: Rp 325.000 (with Breakfast Rp
395.000)
4. Josephine Guest House
Alamat : Jl.Iskandarsyah II/91
Kebayoran Baru (sebelah SD Cendrawasih)
Lokasinya enak (secara komplek
perumahan gt)
Phone: ( o21 ) 725-0017
Petugasnya jg ramahhhhhhhhhhhhh
betsssss (Versi sis Ckckckckck)
Rooms Name Per 5 Hours
1. Kenanga Rp. 220.000
2. Mawar Rp. 240.000
5. Bukit Indah Hotel
Jl. RA Kartini (Next to Peugeot Lebak
Bulus)
Phone: (021) 750-2628
Short Time Rate:
Exclusive : Rp 270.000/6 jam
Business : Rp 290.000/6 jam
Deluxe : Rp 395.000/6 jam
Cable TV, No Porn Movies, See-Through
Bathroom, Large Bathtub, Mirrors in some rooms only, Cars May Not Drive-Up to
Some Rooms
NO KTP Required
6. Hotel Sofyan & Tebet
Jl. Dr. Supomo No. 23, Tebet
Phone: (021) 829-5691 Fax : 8307495
Room Rates (Only Full Time):
- Standard Rp. 235.000,-
- Deluxe Rp. 250.000,-
- Superior Rp. 265.000,-
- Executive Rp. 285.000
7. Hotel Asri
Jl. Ciputat Raya
Phone : (021) 750-5085
Short Time Rate:
Standar : Rp 189.000/6jam - Shower
VIP : Rp 215.000/6jam - Bathup
Regular TV and Mirrors
8. Pondok Wisata
Jl. RA Kartini (Next to Peugeot Lebak
Bulus)
Phone : (021) 765-7116
Short Time Rate :
Standar : Rp 180.000/6jam
VIP : Rp 215.000/6jam
DoubleVIP : Rp 230.000/6jam
SuperVIP : Rp 400.000/6jam
Regular TV and Mirrors
9. Amaris Hotel Panglima Polim
Jl. Panglima Polim Raya No. 2
Kebayoran Baru, 12130 - INDONESIA
Ph. (62-21) 7267111, Fax. (62-21)
7267555
Open October 2007
Get promotional rate at Rp. 300.000
net including breakfast
Valid until December 31, 2007
10. Hotel Tulip
Jl. Hang Lekir II / 24
Phone: (021) 725-1872
Room Rates (disana kamar standar
smua):
Standar: Rp 225.000 a day ( Transit Rp
180.000/4jam)
11. Fiducia PS Minggu ( all day only )
single : 175 rb/day
standar : 200rb/day
king : 250rb/day
w/o breakfast
12. Hotel Puri Caglak Pasar Rebo
Standar : Rp. 150.000
Deluxe : Rp. 200.000
Harga Kamar dari mulai Rp. 150.000 -
Rp. 350.000
Sepi dan tersembunyi banget lokasinya,
deket gedung PP pasar rebo.
Masuk di pertigaan kedua setelah pom
bensin pasar rebo, hotelnya depan indomaret.
13. Wisma Tebet
Room Rates : Rp. 150.000 - Rp. xx0.000
TANGERANG
1. Hotel FM3
di depan tol tangerang , di ujung
jembatan menuju serpong
Phone : (021) 537-3073
Room Rate : Rp 200.000/6jam
Parkir dibawah
Bandung
1. CITERE Resort Hotel
Bandung Selatan, Pangalengan
Room Rate:
Deluxe B: Rp180.000
Deluxe A: Rp200.000 (pakai perapian).
Ada Standard Room, Bungalow tapi harga
gue lupa.
Long time only. Fasilitas: Adult Pool,
Children Pool, Pemancingan + Saung Makan
(Harga Di Atas Dapat Berubah
Sewaktu-waktu)
PERTEMUAN EVALUASI AKHIR TAHUN PELAKSANAAN PENATAAN BANGUNAN DAN LINGKUNGAN TAHUN 2011
Kamis, 22 Desember 2011Acara dibuka oleh Direktur Penataan Bangunan Dan Lingkungan dilanjutkan dengan sambutan, dalam sambutannya direktur penataan bangunan dan lingkungan menyampaikan potret pelaksanaan kegiatan Penataan Bangunan Dan Lingkungan tahun 2011. Hal pokok yang disampaikan dalam sambutan tersebut adalah gambaran umum progres kegiatan secara keselurahan satker provinsi. Pelaksanaan kegiatan satker provinsi terlihat dalam 3 tahap pemantauan, tahap pemantauan pertama adalah 3 bulan padda awal tahun, tahap kedua pemantauan adalah pertengahan tahun dan tahap akhir pemantauan adalah 3 bulan terakhir yang memasuki masa akhir pekerjaan. Dari grafik yang dipaparkan terlihat bahwa pada masa awal pekerjaan, progres landai, diikuti pergerakan naik pada masa pertengahan tahun dan mengalami kenaikan yang tinggi pada tahap akhir tahun.
Meskipun pada akhir tahun target capaian bisa terpenuhi, namun pada prosesnya tidak semua provinsi melakukan pelaporan secara kontinyu, sehingga progres kegiatan satker dari awal sampai akhir tidak bisa di monitor dengan baik.Pada sesi ini juga dilakukan sesi tanya jawab. Hal utama yang disampaikan dalam sesi ini adalah masukan dari peserta dalam hal penentuan rancangan unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk tahun 2012, apakah dijabat oleh satker, atau personil tersendiri. Juga mengenai proses penetapan ULP yang ideal itu bagaimana. Beberapa satker provinsi menyampaikan pengalamnya sebagai satker juga pejabat ULP. Dengan berbagai masukan dan pengalaman tahun 2011, diharapkan ULP tahun 2012 tidak lagi dijabat oleh satker, dan diperoleh rumusan penetapan ulp untuk tiap provinsi.
Selain acara dibuka oleh direktur PBL, kepala dinas permukiman dan perumahan provinsi jawa barat juga menyampaikan kata sambutan, yang diwakili oleh sekretaris daerah provinsi jawa barat. Pada intinya beliau menyampaikan terimakasih kepada direktur PBL, atas terselenggaranya acara pertemuan evaluasi akhir tahun pelaksanaan kegiatan penataan bangunan dan lingkungan tahun 2011 dilaksanakan di bandung. Acara ini diharapkan mampu menjadi sarana promosi kota bandung, selain sebagai pertemuan kerja dilingkungan PBL tingkat nasional.
Dalam acara ini juga disampaikan presentasi penanggulangan bahaya kebakaran berbasis komunitas yang disampaikan oleh Dr.Ir. Ikaputra dari UGM. Pengalaman pembelajaran penanganan bahaya kebakaran berbasis komunitas yang dilakukan oleh masyarakat kelurahan badran jogjakarta yang difasilitasi oleh bapak Ikaputra dan tim, bermula dari tawaran kerjasama masyarakat jepang kepada UGM. Pengalaman bencana kebakaran yang terjadi di jepang menjadi dasar pemikiran metode pananganan bencana. Sejalan dengan perkembangannya, metodologi dan perlengkapan pembelajaran disesuaikan dengan kondisi masyarakat indonesia khususnya jogjakarta. Pada akhirnya, konsep penanganan bahaya kebakaran berbasis komunitas telah di adopsi oleh dinas pendidikan kota jogjakarta, sebagai model pembelajaran kepada masyarakat, terutama siswa sekolah dalam penanganan bahaya kebakaran.
Komunitas peduli bahaya kebakaran yang berbasis masyarakat telah mendapat pengakuan dari masyarakat internasional. Salah satunya dengan adanya pelatihan dengan peserta dari luar negeri yang belajar dari masyarakat badran. Bahkan jepang juga belajar metode sederhana yang telah dikembangkan oleh komunitas kelurahan badran.
Diharapkan, penangan bahaya kebakaran berbasis komunitas menjadi model pembelajaran kepada masyarakat terhadap bahaya kebakaran diseluruh indonesia.
PAPARAN SATKER PROVINSI
Pada sesi ini satker provinsi menyampaikan gambaran kegiatan yang telah dilakukan pada tahun 2011. Selain sebagai forum berbagi pengalaman antar satker, diharapkan dalam sesi ini dapat tergali kendala dan permasalahan pelaksanaan kegiatan tahun 2011. Pada akhir sesi dirumuskan permasalahan dan rekomendasi untuk kegiatan tahun 2012.
Paparan SNVT PBL Riau secara khusus permasalahan yang muncul adalah Ada salah satu rekanan yang didenda karena tidak sesuai dengan jadwal. Progres kegiatan banyak yang mengalami keterlambatan karena lokasi pekerjaan digunakan oleh Pemda setempat dalam jangka waktu yang cukup lama, memakan waktu sekitar 1-2 bulan. pekerjaan Renti PRK Kab. Meranti belum mendapatkan kepastian mengenai kepastian lahan dari Pemda setempat. Sedangkan Renti RTH Kota Dumai mengalami permasalahan karena Pemda kurang berkomitmen terhadap perencanaan RTH di Dumai.
Paparan SNVT PBL Sumatera Selatan menyampaikan bahwa Pekerjaan Dukungan RTH Kota Palembang Kws Jakabaring mengalami keterlambatan karena harus melakukan pemeriksaan terhadap jumlah dan kondisi tanaman di lokasi. Pekerjaan Dukungan PSD RTH Lubuk Linggau terlambat disebabkan oleh kontraktor men-subkan pekerjaan ke kontraktor lain yang kurang berpengalaman sehingga menyebabkan keterlambatan. Untuk kegiatan keswadayaan masyarakat belum terserap dan dimanfaatkan untuk kegiatan pelatihan tematik, hal ini karena aturan pelaksanaan untuk tahun 2011 berbeda dengan tahun 2010. Perbedaan aturan ini yang menyebabkan pelaku di daerah belum berani melaksanakan kegiatan tersebut. Satker menyampaikan agar segera dikeluarkan surat dari pusat mengenai petunjuk pelaksanaan kegiatannya untuk pemanfaatan dana tersebut agar kegiatan bisa dilakukan di bulan Maret.
Permasalahahan yang muncul dari paparan SNVT PBL Sumatera Utara spesifik mengenai dana P2KP paket ND yang tidak diserap karena Kab/Kota tidak siap dan melewati deadline. Sedangkan SNVT PBL Jambi menyampaiakan bahwa untuk Pelatihan bisa dilakukan apabila sudah ada TOT terlebih dahulu dari KMW, hal ini yang menyebabkan keterlambatan progress pekerjaan di P2KP.
Paparan Kegiatan SNVT PBL sumatera barat, permasalahan yang menonjol adalah permasalahan dalam kegiatan ranperda dimana satker kesulitan koordinasi dengan DPRD. Untuk kegiatan Renti PRK kabupaten solok kawasan Syeh Muhsin sipayung dipindah lokasi ka aerah suku kabupaten solok.
SNVT Bengkulu dalam paparannya menyampaikan bahwa permasalahan utamanya adalah adanya keterlambatan pelaksanaan pekerjaan fisik. Hal ini dikarenakan kontraktor memulai pekerjaan setelah mendapat uang muka. Untuk permasalahan BLM P2KP, hampir sama di setiap provinsi.
Paparan SNVT PBL lampung disampaikan bahwa keterlambatan pekerjaan dikarenakan keterlambatan kontraktor membayar retribusi untuk galian C, retribusi ini sesui dengan peraturan daerah lampung. selain itu, ada kegiatan yang mengalami keterlambatan progres keuangan karena konsultan tidak mengambil uang secara berkala.
Bahan paparan masing-masing SNVT PBL provinsi terlampir.
REKOMENDASI
1. Menetapkan lokasi kegiatan hendaknya dilakukan kajian terlebih dahulu sehingga tidak memperlambat progres kegiatan.
2. Penentuan paket kegiatan harus dilakukan verivikasi apakah kegiatan tersebut sudah dilakukan apa belum.
3. Pelaksanaan Pekerjaan harus direncanakan dengan matang terkait pelaksanaan pekerjaan yang efektif dan efisien baik sisi waktu, biaya maupun kualitas,
4. Data progres untuk dilakukan verifikasi terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan entri data.
5. Data-data pendukung harus dilengkapi sedetail mungkin agar tidak ada perubahan lokasi penanganan.
6. KMP P2KP mengeluarkan pedoman pelaksanaan pelatihan tematik yang akan dilaksanakan oleh masyarakat. ( terkait BLM)
D U K U ( Lansium domesticum Corr. )
Rabu, 07 Desember 20111. SEJARAH
Duku (Lansium domesticum Corr) merupakan tanaman buah berupa pohon yang berasal dari Indonesia. Sekarang populasi duku sudah tersebar secara luas di seluruh pelosok nusantara. Selain itu ada yang menyebutkan duku berasal dari Asia Tenggara bagian Barat, Semenanjung Thailand di sebelah Barat sampai Kalimantan di sebelah Timur. Jenis ini masih dijumpai tumbuh liar/meliar kembali di wilayah tersebut dan merupakan salah satu buah-buahan budidaya utama.
2. JENIS TANAMAN
Jenis duku yang banyak ditanam di Indonesia adalah jenis duku unggul seperti duku komering, duku metesih dan duku condet.
3. MANFAAT TANAMAN
Manfaat utama tanaman duku sebagai makanan buah segar atau makanan olahan lainnya. Bagian lain yang bermanfaat adalah kayunya yang berwarna coklat muda keras dan tahan lama, digunakan untuk tiang rumah, gagang perabotan dan sebagainya. Kulit buah dan bijinya dapat pula dimanfaatkan sebagai obat anti diare dan obat menyembuhkan demam. Sedangkan kulit kayunya yang rasanya sepet digunakan untuk mengobati disentri, sedangkan tepung kulit kayu digunakan untuk menyembuhkan bekas gigitan kalajengking.
4. SENTRA PENANAMAN
Di Indonesia duku terutama ditanam di daerah Jawa (Surakarta), Sumatera (Komering, Sumatera Selatan) dan Jakarta (Condet).
5. SYARAT TUMBUH
5.1. Iklim
1) Angin tidak terlalu mempengaruhi pertumbuhan dari tanaman duku tetapi tidak dapat tumbuh optimal di daerah yang kecepatan anginnya tinggi.
2) Tanaman duku umumnya dapat tumbuh di daerah yang curah hujannya tinggi dan merata sepanjang tahun. Tanaman duku tumbuh secara optimal di daerah dengan iklim basah sampai agak basah yang bercurah hujan antara 1500-2500 mm/tahun.
3) Tanaman duku tumbuh optimal pada intensitas cahaya matahari tinggi.
4) Tanaman duku dapat tumbuh subur jika terletak di suatu daerah dengan suhu rata-rata 19 derajat C.
5) Kelembaban udara yang tinggi juga dapat mempercepat pertumbuhan tanaman duku, sebaliknya jika kelembaban udara rendah dapat menghambat pertumbuhan tanaman duku.
5.2. Media Tanam
1) Tanaman duku dapat tumbuh baik sekali pada tanah yang banyak mengandung bahan organik, subur dan mempunyai aerasi tanah yang baik. Sebaliknya pada tanah yang agak sarang/tanah yang banyak mengandung pasir, tanaman duku tidak akan berproduksi dengan baik apabila tidak disertai dengan pengairan yang
cukup.
2) Derajat keasaman tanah (pH) yang baik untuk tanaman duku adalah 6–7, walaupun tanaman duku relatif lebih toleran terhadap keadaan tanah masam.
3) Di daerah yang agak basah, tanaman duku akan tumbuh dan berproduksi dengan baik asalkan keadaan keadaan air tanahnya kurang dari 150 m di bawah permukaan tanah (air tanah tipe a dan tipe b). Tetapi tanaman duku tidak menghendaki air tanah yang menggenang karena dapat menghambat
pertumbuhan dan produksi tanaman.
4) Tanaman duku lebih menyukai tempat yang agak lereng karena tanaman duku tidak dapat tumbuh optimal pada kondisi air yang tergenang. Sehingga jika tempatnya agak lereng, air hujan akan terus mengalir dan tidak membentuk suatu genangan air.
5.3. Ketinggian Tempat
Umumnya tanaman duku menghendaki lahan yang memiliki ketinggian tidak lebih dari 650 m dpl.
6. PEDOMAN BUDIDAYA
6.1. Pembibitan
1) Persyaratan Benih
Kualitas bibit tanaman duku yang akan ditanam sangat menentukan produksi duku. Oleh sebab itu bibit duku harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
a) Bebas dari hama dan penyakit
b) Bibit mempunyai sifat genjah
c) Tingkat keseragaman penampakan fisik seperti warna, bentuk dan ukuran lebih seragam dari bibit lain yang sejenis
d) Bibit cepat tumbuh.
2) Penyiapan Benih
Perbanyakan dan penanaman duku umumnya masih diperbanyak dengan benih atau dari semai yang tumbuh spontan di bawah pohonnya, kemudian dipelihara dalam pot sampai tinggi hampir 1 meter dan sudah dapat ditanam di lapangan. Sehingga tingkat keberhasilan perbanyakan generatif cukup tinggi walaupun memerlukan waktu yang relatif lama. Daya perkecambahan dan daya tahan semai akan lebih baik sejalan dengan ukuran benih dan hanya benih-benih yang berukuran besar yang hendaknya digunakan dalam usaha pembibitan.
Pertumbuhan awal semai itu lambat sekali, dengan pemilihan yang intensif diperlukan waktu 10–18 bulan agar batang duku berdiameter sebesar pensil, yaitu ukuran yang cocok untuk usaha penyambungan atau penanaman di lapangan, tetapi di kebanyakan pembibitan untuk sampai pada ukuran tersebut diperlukan
waktu 2 kali lebih lama. Perbanyakan dengan stek dimungkinkan dengan menggunakan kayu yang masih hijau, namun memerlukan perawatan yang teliti. Terkadang cabang yang besar dicangkok, sebab pohon ynag diperbanyak dengan cangkokan ini dapat berbuah setelah beberapa tahun saja, tetapi kematian setelah
cangkokan dipisahkan dari pohon induknya cenderung tinggi presentasenya.
3) Teknik Penyemaian Benih
Waktu penyemaian benih sebaiknya pada musim hujan agar diperoleh keadaan yang selalu lembab dan basah.
Cara pembuatan media penyemaian dapat berupa tanah yang subur/campuran tanah dan pupuk organik (pupuk kandang atau kompos) dengan perbandingan sama (1:1). Jika perlu media tanam dapat ditambahkan sedikit pasir. Tempat persemaian bisa berupa bedengan, keranjang/kantong plastik atau polybag. Tetapi sebaiknya tempat untuk persemaian menggunakan kantong plastik agar mempermudah dalam proses pemindahan bibit.
4) Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian
Bibit duku tidak memerlukan perawatan khusus kecuali pemberian air yang cukup
terutama pada musim kemarau. Selama 2 atau 3 minggu sejak bibit duku ditanam
perlu dilakukan penyiraman dua kali setiap hari yaitu pagi dan sore hari, terutama
pada saat tidak turun hujan. Selanjutnya cukup disiram satu kali setiap hari. Kalau
pertumbuhannya sudah benar-benar kokoh, penyiraman cukup dilakukan
penyiraman secukupnya jika media penyemaian kering.
Penyulaman pada bibit diperlukan jika ada bibit yang mati maupun bibit yang
pertumbuhannya terhambat. Rumput liar yang mengganggu pertumbuhan bibit
juga hrus dihilangkan. Untuk meningkatkan pertumbuhan bibit perlu diberi pupuk
baik pupuk organik berupa pupuk kandang dan kompos maupun pupuk anorganik
berupa pupuk TSP dan ZK sesuai dengan dosis dan kadar yang dianjurkan.
5) Pemindahan Bibit
Umur bibit yang siap tanam adalah sekitar 2-3 bulan dengan tinggi bibit 30-40 cm.
Kegiatan pemindahan bibit harus memperhatikan kondisi fisik bibit waktu yang
tepat
6.2. Pengolahan Media Tanam
1) Persiapan
Sebelum dilakukan pengolahan lahan perlu diketahui terlebih dahulu tingkat pH
tanah yang sesuai untuk tanaman duku, yaitu sebesar 6-7. Selain itu kondisi tanah
yang akan diolah juga harus sesuai dengan persyaratan tumbuh tanaman duku
yaitu tanah yang mengandung banyak bahan organik serta airase tanah yang
baik.
2) Pembukaan Lahan
Kegiatan pembukaan lahan dapat dilakukan dengan menggunakan alat bantu
seperti traktor maupun cangkul. Pembukaan laahan sebaiknya dilakukan pada
waktu musim kering agar pada awal waktu musim hujan kegiatan penanaman
dapat dilakukan segera.
3) Pembentukan Bedengan
Pembentukan bedengan tidak terlalu diperlukan delam pengolahan lahan untuk
tanaman duku, sehingga bedengan jarang dijumpai pada lahan tanaman duku.
4) Pengapuran
Kegiatan pengapuran sangat diperlukan jika kondisi pH tanah tidak sesuai dengan
persyaratan pH tanah untuk tanaman duku. Cara pengapuran dapat dilakukan
dengan penyiraman di sekitar tanaman duku. Jumlah dan dosis pengapuran harus
sesuai dengan kadar yang dianjurkan.
6.3. Teknik Penanaman
1) Penentuan Pola Tanam
Pohon duku umumnya di tanam di pekarangan, tetapi sering pula ditanam
tumpang sari di bawah pohon kelapa (di Filipina) atau ditumpang sarikan dengan
tanaman lain seperti pohon manggis dan durian (di Indonesia dan Thailand). Jarak
tanam yang dianjurkan sangat bervariasi dari jarak 8x8 m (kira-kira 150 pohon/ha,
di Philipina) sampai jarak 12x12 m untuk tipe longkong yang tajuknya memencar
di Thailand bagian selatan (50-60 pohon/hektar). Jarak tanam ini ditentukan
dengan memperhatikan adanya pohon-pohon pendampingnya.
Variasi jarak tanam yang lain adalah ukuran 7x8 m, 8x9 m, 9x9 m, 9x10 m.
Namun hal yang perlu diperhatikan adalah jarak tanam harus cukup lebar, karena
jika tanamannya sudah dewasa tajuknya membutuhkan ruangan yang cukup luas.
Salah satu variasi tersebut dapat diterapkan tergantung kondisi tanah terutama
tingkat kesuburannya. Seandainya diterapkan jarak tanam 10x10 m, berarti untuk
lahan yang luasnya satu hektar akan dapat ditanami bibit duku sebanyak 100
pohon.
2) Pembuatan Lubang Tanam
Setelah jarak tanam ditentukan, maka langkah selanjutnya adalah pembuatan
lubang tanam. Waktu yang terbaik untuk membuat lubang tanam adalah sekitar 1-
2 bulan sebelum penanaman bibit. Lubang tanam minimal yang dibuat adalah
berukuran 0,6 x 0,6 x 0,6 meter. Namun akan lebih baik apabila ukurannya lebih
besar yaitu 0,8 x 0,8 x 0,7 meter. Jika bibit duku yang akan ditanam berakar
panjang (bibit dari biji), maka lubang yang dibuat harus lebih dalam. Tetapi jika
bibit duku berakar pendek (bibit hasil cangkok), penggalian lubang diusahakan
lebih lebar dan lebih luas.
3) Cara Penanaman
Penanaman bibit duku sebaiknya menunggu sampai tanah galian memadat atau
tampak turun dari permukaan tanah sekitarnya. Sebelum penanaman dilakukan,
maka tanah pada lubang tanam digali terlebih dahulu dengan ukuran kira-kira
sebesar kantung yang dibuat untuk membungkus bibit. Setelah itu pembungkus
bibit dibuka dan tanaman dimasukkan dlam lubang tanam. Hal yang perlu
diperhatikan adalah posisi akar tidak boleh terbelit sehingga nantinya tidak
mengganggu proses pertumbuhan. Pada saat penanaman bibit, kondisi tanah
harus basah/disiram dahulu.
Penanaman bibit duku jangan terlalu dangkal. Selain itu permukaan tanah yang
dibawa oleh bibit dari kantung pembungkus harus tetap terlihat. Setelah bibit
tanam, maka tanah yang ada disekitarnya dipadatkan dan disiram dengan air
secukupnya. Disekitar permukaan atas lubang tanam dapat diberi bonggol pisang,
jerami, atau rumput-rumputan kering untuk menjaga kelembaban dan menghindari
pengerasan tanah.
6.4. Pemeliharaan Tanaman
1) Penjarangan dan Penyulaman
Kegiatan penjarangan pada dasarnya adalah untuk mengurangi persaingan antara
tanaman pokok (tanaman duku) dan tanaman lain (tanaman pelindung).
Persaingan yang terjadi adalah untuk mendapatkan unsur hara, air, sinar
matahari, dan ruang tumbuh. Tanaman selain duku yang dijarangi sebaiknya
merupakan tanaman yang memang tidak dikehendaki dan menggangu
pertumbuhan tanaman duku.
Penyulaman tanaman duku juga perlu dilakukan jika ada tanaman duku yang mati.
Tumbuhan liar atau gulma juga harus dibersihkan secara rutin. Radius 1-2 meter
dari tanaman duku harus bersih.
2) Penyiangan
Kegiatan penyiangan diperlukan untuk menghilangkan rumput dan herba kecil
yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman duku. Penyiangan dapat
dilakukan dengan tangan maupun dengan bantuan beberapa alat pertaniannya
lainnya.
3) Pemupukan
Pemupukan sangat diperlukan untuk meningkatkan ketersediaan hara tanah.
Meskipun tidak ada pedoman baku untuk pemupukan duku, tetapi agar tidak
membingungkan dapat menggunakan patokan sebagai berikut:
a) Tahun kedua dan ketiga untuk setiap pohon duku bisa diberikan pupuk 15-30
kg pupuk organik, urea 100 gram, TSP 50 gram dan ZK 20 gram.
b) Tahun keempat, kelima dan keenam, dosis pupuk dinaikan menjadi 25-40 kg
pupuk organik, urea 150 gram, TSP 60 gram dan juga pupuk ZK sebanyak 40
gram.
c) Tahun-tahun berikutnya dosis pupuk dinaikkan lagi. Namun pemberian pupuk
sebaiknya disesuaikan pula dengan tingkat pertumbuhan tanaman duku dan
kesuburan tanah.
Pemupukan duku dilakukan dengan cara menggali tanah di sekitar tanaman duku
sedalam 30-50 cm dengan lebar yang sama. Lubang pupuk tersebut dibuat
melingkar yang letaknya tepat disekeliling tajuk tanaman.
4) Pengairan dan Penyiraman
Tanaman duku hanya memerlukan pemberian air yang cukup terutama pada
musim kemarau. Selain itu juga tanaman duku sudah cukup kuat dan kokoh maka
penyiraman dilakukan seperlunya saja. Di sekitar lubang tanam sebaiknya dibuat
saluran air untuk mencegah air yang tergenang baik yang berasal dari hujan
maupun air penyiraman.
7. HAMA DAN PENYAKIT
7.1. Hama
1) Kelelawar
Buah duku yang diincar kelelawar adalah buah duku yang matang dan siap
dipanen. Pengendalian: untuk mencegah gangguan kelelawar ini adalah dengan
membungkus buah duku sejak buah itu berukuran kecil. Bahan pembungkus
dapat berupa ijuk tanaman aren, kain bekas, bongsang yang terbuat dari anyaman
bambu.
2) Kutu perisai (Asterolecantium sp.)
Hama ini menyerang daun dan batang duku. Pengendalian: (1) dengan cara
pemeliharaan dan perawatan tanaman sebaik mungkin; (2) menggunakan
insektisida yang sesuai dengan jenis hama yang mengganggunya.
3) Kumbang penggerak buah (Curculio sp.)
Gejala: menyerang buah duku yang sudah matang, sehingga buah duku
berlubang dan busuk bila air hujan masuk ke dalamnya. Pengendalian: sama kutu
perisai.
4) Kutu putih (Psedococcus lepelleyi)
Hama yang menutupi kuncup daun dan daun muda buah duku. Pengendalian:
sama kutu perisai.
7.2. Penyakit
1) Penyakit busuk akar
Merupakan penyakit yang berbahaya karena menyerang pohon dan buah duku.
Pengendalian: (1) dengan pemeliharaan tanaman yang baik; (2) disemprot
dengan fungisida sesuai dengan peruntukannya masing-masing obat.
2) Penyakit antraknosa (Colletotrichum gloeosporiods)
Gejala: adanya bintik kecoklatan pada rangkaian buah, serangan ini
menyebabkan buah berguguran lebih awal dan juga menyebabkan kerugian
pasca panen. Pengendalian: (1) dengan pemeliharaan tanaman yang baik; (2)
disemprot dengan fungisida sesuai dengan peruntukannya masing-masing obat.
3) Penyakit mati pucuk
Penyebab: cendawan Gloeosporium sp. menyerang ujung cabang dan ranting
yang nampak kering. Pengendalian: (1) dengan pemeliharaan tanaman yang
baik; (2) dilakukan dengan disemprot dengan fungisida seperti Manzate, Zerlate,
Fermate, Dithane D-14 atau pestisida lain. Dosis untuk obat pemberantasan
penyakit ini harus disesuaikan dengan anjuran pada label masing-masing obat.
7.3. Gulma
Adanya gulma seperti rumput liar dan alang-alang dapat menghambat pertumbuhan
tanaman duku. Gulma ini harus dihilangkan dengan cara penyiangan dan untuk
mencegah gulma ini dapat digunakan obat-obatan kimia.
8. PANEN
8.1. Ciri dan Umur Panen
Umur tanaman duku dapat mencapai 300 tahun atau lebih, tergantung dari sifat atau
jenisnya, cara pemeliharaan dan kondisi lingkungan tempat tumbuh. Produktivitas
buahnya yang siap panen juga sangat dipengaruhi oleh ketiga faktor tersebut. Buah
duku yang siap dipanen biasanya kulit buah berwarna kuning kehijau-hijauan bersih
dan bahkan telah menjadi kuning keputih-putihan serta buah agak lunak. Tandatanda
lainnya adalah getah pada kulit buahnya sudah tampak berkurang atau tidak
ada getah sama sekali pada kulit buah duku, jika buah masih berwarna hijau berarti
buah belum matang dan tidak siap dipanen.
Tanaman duku yang diperbanyak dengan biji, biasanya mulai berbunga sekaligus
berbuah pada umur tanaman 12 tahun bahkan lebih. Sedangkan untuk tanaman
duku yang pembibitannya secara vegetatif seperti pencangkokkan atau sambungan
dapat berbuah lebih cepat yaitu pada umur 8 tahun.
8.2. Cara Panen
Buah duku biasanya dipanen dengan cara dipanjat pohonnya dan dipotongi tandan–
tandan buahnya yang matang dengan pisau atau gunting pangkas. Hendaklah
berhati-hati agar tidak melukai bagian batang tempat menempelnya gagang tandan,
sebab perbungaan berikutnya juga akan muncul disitu juga.
Kenyataannya, daripada memanjat pohonnya lebih baik menggunakan tangga,
sebab tindakan demikian akan mengurangi kerusakan kuncup-kuncup bunga yang
masih dominan. Diperlukan 4 atau 5 kali pemanenan sampai semua buah habis
dipetik dari pohon. Hanya pemetikan buah yang matang, yang ditaksir dari
perubahan warna, yang akan sangat memperbaiki kualitas buah. Umumnya buah
yang berada dalam satu tandan akan matang hampir bersamaan, tetapi jika proses
pematangan tidak bersamaan, akan sangat menyulitkan pemanenan. Buah duku
harus dipanen dalam kondisi kering, sebab buah yang basah akan berjamur jika
dikemas.
8.3. Periode Panen
Pada umumnya, tanaman duku mulai berbunga sekitar bulan September dan
Oktober setiap tahunnya dan buahnya yang masak mulai dapat dipungut setelah 6
bulan kemudian sejak keluarnya bunga, yaitu sekitar bulan Februari atau Maret.
Penyerbukan bunga duku biasanya terjadi secara silang oleh perantaraan serangga
seperti lebah madu, walupun penyerbukan sendiri sering pula terjadi. Masa
keluarnya bunga duku yang pertama tergantung pada kondisi lingkungan dan
sifat/jenis dari tanaman duku tersebut.
Musim panen duku pendek sekali, buah langsat matang sedikit lebih awal dari buah
duku. Di daerah tertentu tipe buah duku-langsat menghasilkan 2 kali panen pertahun
(walupun tidak jelas apakah masing-masing pohon berbuah lebih dari sekali setiap
tahunnya), dan waktu panen itu juga bervariasi untuk berbagai daerah, sehingga di
pasar-pasar induk buah duku dapat diperoleh selama 4 bulan (di Thailand dan
Filiphina pada bulan Juli sampai Oktober) sampai 8 bulan (di Semenanjung Malaysia
pada bulan Juni sampai Februari).
8.4. Prakiraan Produksi
Hasil Panen buah duku agak bervariasi. Suatu kecenderungan adanya 2 kali
berbuah telah dilaporkan di Filiphina. Pohon duku yang berumur 10 tahun dapat
menghasilkan 40-50 kg, buah duku meningkat menjadi 80–150 kg pada umur pohon
30 tahun, hasil maksimumnya menurut laporan yang ada mencapai 300 kg per
pohon. Angka-angka mengenai luasan lahan dan produksi tersebut di atas jika
dihitung menjadi hasil rata-rata akan diperoleh angka 2,5 ton per hektar untuk negara
Filiphina dibandingkan dengan 3,6 ton per hektar untuk langsat dan 5,6 ton per
hektar untuk duku di Thailand.
9. PASCAPANEN
9.1. Pengumpulan
Setelah buah dipanen, maka buah duku tersebut dikumpulkan disuatu tempat yang
kering dan tidak berair.
9.2. Penyortiran dan Penggolongan
Dalam skala usaha komersial, buah duku yang sudah dipanen sudah barang tentu
harus disortir terlebih dahulu. Sortasi terutama dilakukan berdasarkan ukuran besar
kecilnya buah duku, sekaligus membuang buah yang busuk atau cacat dan
menyingkirkan tandannya. Buah duku tidak biasa dijual bersama dengan tandannya,
karena ada orang yang senang membeli buah duku tanpa disertai tandannya.
9.3. Penyimpanan
Duku merupakan buah yang sangat mudah rusak karena kulit buahnya akan
berubah menjadi coklat dalam 4 atau 5 hari setelah dipanen. Buah dapat dibiarkan
dipohonnya selama beberapa hari menunggu sampai tandan-tandan lainnya juga
matang, tetapi walau masih berada dipohonnya buah-buah itu tetap berubah menjadi coklat dan dalam waktu yang pendek tidak akan laku dijual di pasar. Sehingga diperlukan adanya proses penyimpanan dalam kamar pendingin dengan suhu 150 C dan kelembaban nisbi 85-90 % dapat memungkinkan buah bertahan sampai 2 minggu, jika buah-buah itu direndam dulu dalam larutan Benomil.
9.4. Pengemasan dan Pengangkutan
Buah duku mudah sekali mengalami kerusakan yang tidak berbeda dengan buahbuahan lain pada umumnya. Untuk mengatasi kemungkinan adanya kerusakan pada buah duku, terutama kerusakan pada waktu perjalanan, maka buah duku itu harus dikemas sedemikian rupa dengan menggunakan kemasan yang kuat. Jenis kemasan yang paling baik untuk buah duku adalah peti kayu. Ukuran kemasan jangan terlalu kecil atau besar, tetapi sebaiknya berukuran lebih kurang 30 x 30 x 50 cm yang dapat memuat buah duku sekitar 20 kg per peti. Setelah buah duku dikemas dalam kemasan yang baik maka kemasan itu dikumpulkan pada suatu tempat atau gudang untuk kemudian diangkut dengan alat transportasi.
10. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA TANAMAN
10.1.Analisis Usaha Budidaya
…
10.2.Gambaran Peluang Agribisnis
Prospek agrobisnis tanaman duku masih sangat cerah. Untuk pasaran dalam negeri biasanya para pedagang musiman yang menjajakan buah duku bermunculan di kotakota besar pada musim panen hanya terjadi sekali setahun. Hal ini membuktikan bahwa duku sangat digemari oleh masyarakat yang tentu saja mengundang minat banyak orang untuk menjadi penjualnya. Selain itu penjualan buah duku dapat mendatangkan keuntungan lumayan sekaligus dapat menjadi sumber usaha bagi pedagang musiman yang sifatnya hanya sementara itu. Tingginya minat masyarakat untuk membeli buah duku merupakan indikasi bahwa masa depan buah duku mempunyai peluang pasar yang prospektif. Oleh karena itu pemasran buah duku bisa menjadi salah satu andalan sebagai sumber lapangan kerja bagi mereka yang berjiwa bisnis tetapi tidak memiliki jenis usaha yang tetap, yaitu menjadi pedagang
musiman.
11. STANDAR PRODUKSI
11.1.Ruang Lingkup
Standar produksi ini meliputi: syarat mutu, cara pengujian mutu, cara pengambilan contoh dan cara pengemasan.
11.2.Diskripsi
…
11.3.Klasifikasi dan Standar Mutu
…
11.4.Pengambilan Contoh
Setiap kemasan diambil contohnya sebanyak 3 kg dari bagian atas, tengah dan bawah. Contoh tersebut dicampur merata tanpa menimbulkan kerusakan, kemudian dibagi 4 dan dua bagian diambil secara diagonal. Cara ini dilakukan beberapa kali sampai contoh mencapai 3 kg untuk dianalisa.
1) Jumlah kemasan dalam partai: 1 sampai 100, minimum jumlah contoh yang diambil 5.
2) Jumlah kemasan dalam partai: 101 sampai 300, minimum jumlah contoh yang diambil 7.
3) Jumlah kemasan dalam partai: 301 sampai 500, minimum jumlah contoh yang diambil 9.
4) Jumlah kemasan dalam partai: 501 sampai 1000, minimum jumlah contoh yang diambil 10.
5) Jumlah kemasan dalam partai: lebih dari 1000, minimum jumlah contoh yang diambil 15.
Petugas pengambil contoh harus memenuhi syarat yaitu orang yang berpengalaman/dilatih lebih dahulu dan mempunyai ikatan dengan suatu badan
hukum.
11.5.Pengemasan
Buah alpukat disajikan dalam bentuk utuh dan segar, dikemas dalam keranjang bambu/bahan lain yang sesuai dengan/tanpa bahan penyekat, ditutup dengan anyaman bambu/bahan lain, kemudian diikat dengan tali bambu/bahan lain. Isikemasan tidak melebihi permukaan kemasan dengan berat bersih maksimum 20 kg.
Di bagian luar kemasan diberi label yang bertuliskan antara lain: nama barang,golongan ukuran, jenis mutu, daerah asal, nama/kode perusahaan/eksportir, beratbersih, hasil Indonesia dan tempat/negara tujuan.
TTG BUDIDAYA PERTANIAN
Hal. 13/ 13
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340
Tlp. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
12. DAFTAR PUSTAKA
1) AAK. 1991. Bertanam Pohon Buah-buahan 2. Kanisius. Yogyakarta
2) Badan Agribisnis Departemen Pertanian. 1991. Invertasi Agribisnis Komoditas Unggulan Tanaman Pangan dan Holtikultura. Kanisius. Yogyakarta.
3) Daryanto. 1985. Bercocok Tanam Buah-buahan. Aneka Ilmu. Semarang.
4) Lutony, Tony Luqman. 1993. Duku Potensi dan Peluangnya, kanisius.
5) , 1990. Tanamn Duku Menunggu Pengembangan, Dalam Rubrik Informasi Wiraswasta harian umum Pikiran Rakyat Granesia. Bandung.
6) Majalah Salera, 1991. Mengenal Duku yang Sedang Laku, Edisi Februari 1991. Sarana Vida Widya. Jakarta.
7) Natawidjaja, P. Suparman. 1983. Mengenal Buah-buahan Yang Bergizi. Pustaka Dian. Jakarta
8) Tohir, A.K. 1983. Pedoman Bercocok Tanamn Buah-buahan. Pradyaoaramita. Jakarta.
Jakarta, Februari 2000
Sumber : Sistim Informasi Manajemen Pembangunan di Perdesaan, BAPPENAS
Editor : Kemal Prihatman
KEMBALI KE MENU
Langganan:
Postingan (Atom)
Entri Populer
tempat iklan

